Perlukah Brand Bekerja Sama dengan “Everyday People”?

Nadya Ariani

| 18 November, 2019

Semua orang pasti pernah deh, membeli suatu produk karena rekomendasi atau ulasan dari kerabat? Seperti yang kita ketahui, rekomendasi dari seseorang yang menjadi panutan kita bisa memberikan pengaruh cukup besar dalam meningkatkan kepercayaan untuk membeli sesuatu. Konsep tersebut dikenal juga sebagai influencer marketing. Influencer Marketing adalah salah satu teknik pemasaran menggunakan orang-orang yang memiliki followers atau audience yang cukup besar pada platform media sosial dan memiliki pengaruh kuat terhadap sesuatu yang mereka sukai.

Seperti yang kita ketahui, influencer terdiri dari beberapa jenis yaitu mega-influencer, macro-influencer, dan micro-influencer. Perbedaannya terdapat dari jumlah followers dan jenis job mereka. Sedangkan Everyday People seperti yang kami maksud adalah hampir sama halnya dengan micro influencer melainkan tidak dibatasi oleh jumlah followers. Sesuai dengan artinya, orang sehari-hari yang berada di media sosial, dan memiliki jumlah followers yang otentik nan beragam. Lalu, haruskah Brand bekerja sama dengan everyday people?

1. Authentic Followers

Meskipun everyday people memiliki pengikut yang cenderung lebih sedikit bila dibandingkan dengan influencer lainnya, namun mereka memiliki engagement rates dan target audiens yang lebih baik. Hal itu dikarenakan Brand bisa memanfaatkan pengikut everyday people tersebut agar tertarik dengan apapun yang mereka rekomendasikan di media sosialnya. Selain itu, everyday people juga memiliki pengikut yang lebih spesifik dan tertarget.

2. Cost Efficiency

Adapun satu hal yang lebih menguntungkan lainnya bila bekerja sama dengan everyday people yaitu lebih efisien karena rate yang terjangkau dibandingkan dengan influencer lainnya. Dengan begitu, Brand dapat menjangkau target audiens yang sama namun dengan anggaran biaya yang lebih terjangkau.

3. Trustworthy

Everyday people juga mengelola akun media sosial mereka sendiri sehingga konten yang dihasilkan lebih mencerminkan kepribadian/personality dan daily life mereka masing-masing. Sehingga saat mereka mempromosikan suatu produk dengan konten orisinil menjadi dapat lebih mudah dipercaya.

Dari ketiga poin diatas, apakah sudah cukup meyakinkan Anda untuk bekerja sama dengan Everyday People? So, what are you waiting for?