9 Langkah Sukses Menjalankan Influencer Marketing Campaign, Anda Perlu Tahu!

9 Langkah Sukses Menjalankan Influencer Marketing Campaign, Anda Perlu Tahu!
9 Langkah Sukses Menjalankan Influencer Marketing Campaign, Anda Perlu Tahu!

Sebagai pemilik brand, tentunya Anda harus mengetahui bagaimana menjalankan influencer marketing campaign yang tepat agar berhasil mencapai tujuan bisnis Anda.

Ingin tahu bagaimana menerapkan influencer marketing campaign yang tepat?

Berikut kami rangkum 9 langkah menjalankan influencer marketing campaign:

  1. Buatlah brief mengenai brand untuk influencer
Source: Pixabay

Brand berusaha untuk menciptakan nilai bagi pelanggan mereka. Sama halnya seperti konten promosi lainnya, konten pemasaran  melalui influencer harus fokus pada komponen yang menjadi nilai tambah pada brand itu sendiri. Meskipun setiap brand berbeda dalam pendekatannya, sebagian besar brief mengenai brand harus mencakup informasi mengenai brand, anggaran, waktu pelaksanaan campaign, konten yang diinginkan, serta target audiens yang ingin dicapai. Untuk itu, Anda perlu membuat brief sejelas mungkin agar tidak terjadi miskomunikasi antara Anda sebagai pemilik brand dengan influencer.

Baca juga : Apa itu Influencer Marketing dan Mengapa ini Efektif

  1. Tentukan KPI goals dalam campaign influencer

Saat menentukan KPI dan target, perlu diingat bahwa inilah cara Anda mengukur keberhasilan marketing campaign. Jadi, tentukan apakah tujuannya adalah untuk meningkatkan brand awareness atau meningkatkan jumlah pengunjung yang mengunjungi website atau media sosial brand Anda. Inilah bagian pertama yang harus dianalisis dalam marketing campaign Anda.

Baca juga : Mengenal Metrik Engagement Rate sebagai Tolak Ukur Kualitas Influencer

Source: Mediakix

  1. Temukan influencer yang sesuai dengan influencer marketing platform

Influencer marketing platform seperti Partipost dapat membantu Anda menemukan banyak influencer sesuai dengan kebutuhan campaign Anda. Dengan menggunakan Partipost, Anda tidak perlu susah payah lagi mendekati influencer satu persatu untuk proses kerjasama. Anda bisa langsung mendapatkan banyak pilihan influencer sehingga campaign dapat berjalan lebih efektif.

  1. Tentukan persyaratan unggahan konten

Setelah Anda memilih influencer untuk campaign Anda, maka Anda harus siap ke tahap selanjutnya, yaitu manajemen konten. Merencanakan strategi konten campaign Anda mencakup target apa yang ingin Anda dapatkan untuk brand, dan influencer. Hal ini akan membuat influencer tahu apa yang diharapkan dari brand dan membuka lebar kesempatan untuk berkolaborasi.

Sertakan informasi secara spesifik seperti media sosial yang akan digunakan untuk menjalankan campaign, jumlah dan jenis unggahan yang diharapkan dari influencer, serta batas waktu kapan konten harus diunggah. 

Baca juga : 6 Hal yang Berpengaruh Besar Untuk Influencer Marketing Anda

  1. Uraikan Hak Penggunaan dan Eksklusivitas

Penggunaan dan eksklusivitas biasanya ditangani berdasarkan kasus per kasus, tetapi penting untuk dipertimbangkan saat menyusun perjanjian dengan influencer Anda. Untuk hak penggunaan, tentukan siapa yang berhak atas konten setelah campaign dimulai dan setelah campaign selesai. Jika Anda ingin mempertahankan hak untuk memposting ulang konten selama periode yang ditentukan, dapatkan persetujuan dari influencer dan cantumkan dalam kontrak.

Untuk eksklusivitas, Anda dapat membatasi influencer untuk bekerjasama dengan brand pesaing untuk jangka waktu tertentu.

  1. Bagikan pedoman materi campaign

Konten yang sukses perlu menguasai rentang perhatian audiens yang terbatas. Semua materi untuk menjalankan campaign harus di research terlebih dahulu. Saat menyusun materi campaign, perhatikan minat audiens, analisis pesaing, dan evaluasi upaya pemasaran media sosial yang Anda lakukan sebelumnya.

Setelah Anda menyelesaikan research, selanjutnya yaitu masuk ke tahap brainstorming yang merupakan tahap penting. Salah satu manfaat bekerja dengan influencer adalah memanfaatkan autentisitas dan koneksi yang mereka bangun dengan audiens mereka. Untuk brainstorming audiens, sangat tepat dilakukan dengan menggunakan influencer yang dapat mempengaruhi audiens lebih besar.

Selain itu, konten influencer harus mudah diingat, bermanfaat, atau memberikan dampak yang bertahan lama pada audiens. 

  1. Selesaikan proses revisi dan persetujuan Konten

Dalam pembuatan konten, tentunya diperlukan persetujuan dahulu dari brand sebelum diunggah ke media sosial. Karena, apa yang menurut influencer itu sudah bagus, belum tentu bagi Anda bagus bukan? Maka, berikanlah influencer ringkasan lengkap tentang brand Anda sebelum melakukan campaign. Beberapa brand membiarkan influencer membuat konten yang mereka yakini akan membantu mereka mencapai tujuan campaign tanpa memeriksanya atau memberikan revisi terhadap konten tersebut. 

Untuk itu, Anda perlu memberitahu influencer untuk mengirim draft kontennya sebelum diunggah lalu Anda bisa menyetujui konten tersebut jika sudah cocok dengan kualifikasi brand Anda. Pengiriman draft dan persetujuan konten dapat dengan mudah Anda lakukan melalui Partipost. Dengan menggunakan Partipost, Anda bisa dengan mudahnya melihat draft konten influencer sekaligus bisa menyetujui konten yang di-submit oleh influencer di satu tempat.

Baca juga : 10 Statistik tentang Influencer Marketing yang Wajib Diketahui Marketers

  1. Mempromosikan dan memperkuat konten influencer

Setelah konten diunggah, periksa insight untuk mengukur kinerja konten dan optimalkan strategi jika diperlukan. Jika tujuannya adalah untuk mencapai jumlah tayangan tertentu, pertimbangkan untuk menggunakan media berbayar untuk meningkatkan visibilitas. 

Dengan menggunakan Partipost, Anda bisa memeriksa insight influencer dengan mudah, ditambah berbagai fitur di dalamnya yang akan memudahkan jalannya campaign Anda.

  1. Evaluasi hasil campaign 
Source: Pixabay

Penting untuk evaluasi hasil campaign yang telah dijalankan, yaitu mencakup keseluruhan campaign dan keterlibatan influencer dalam campaign tersebut. Anda bisa melihat insight dari beberapa influencer yang bekerjasama dengan Anda. Apakah influencer tersebut berpengaruh? Atau bahkan tidak berpengaruh sama sekali? Anda harus meninjau hasil dari campaign guna mengetahui keberhasilan campaign yang Anda jalankan. 

Setelah Anda mengukur keseluruhan kinerja dengan laporan campaign, bandingkan hasilnya dengan KPI dan sasaran yang Anda tetapkan untuk campaign apakah sudah berhasil mencapai target atau belum. Dengan data yang terdapat di Partipost mengenai influencer dan hasil campaign Anda, Anda bisa dengan mudahnya mengevaluasi tanpa harus mendata ulang hasil campaign Anda, lebih praktis bukan?

Partipost, solusi tepat menjalankan campaign Anda!

Dengan 700.000+ influencers, Partipost influencer marketing platform dapat membantu Anda membuat campaign sesuai dengan kebutuhan influencer marketing Anda. Dengan membuat niche community, Anda akan semakin mudah menemukan influencer sesuai dengan niche-nya, Anda bisa menemukan influencer Instagram, TikTok, Twitter, influencer male, female, mom, dan sebagainya. Kini, Partipost melayani campaign tidak hanya di Indonesia, namun juga di Asia Tenggara lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Filipina. Hubungi kami sekarang!

Contact Us

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *