Perkembangan Konten Video dan Cara Memanfaatkannya untuk Strategi Marketing

Perkembangan Konten Video dan Cara Memanfaatkannya untuk Strategi Marketing
Perkembangan Konten Video dan Cara Memanfaatkannya untuk Strategi Marketing

Konten berformat video semakin populer di era ini. Pada tahun 2020, Hubspot menemukan bahwa 96% konsumen lebih sering menonton video online. Bahkan, di tahun 2022, diprediksikan bahwa waktu yang dihabiskan seseorang menonton video online akan mencapai 100 menit per hari.

Banyak platform media sosial pun kini menggunakan video sebagai format utama konten mereka. Bahkan, platform yang dulunya lebih berfokus pada foto atau teks seperti Instagram dan Twitter mulai beralih ke video. Ini menunjukkan potensi konten video sebagai sarana brand menjalankan strategi marketing mereka. Seperti apa tren video saat ini dan bagaimana brand dapat memaksimalkannya untuk mencapai objektif marketing?

Tren video di tahun 2022

Video yang mudah dimengerti, menghibur, dan menarik diprediksikan akan semakin populer di tahun 2022. Dengan meluasnya akses internet saat ini, semakin banyak konsumen tidak lagi kesulitan melihat dan membuat video. Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, dan Twitter juga akan terus memperkaya fitur video mereka.

Tahun 2021 lalu, 86% bisnis telah beralih ke video sebagai salah satu tool marketing mereka. 93% bisnis juga berkata bahwa video adalah bagian penting dalam strategi mereka. Hal ini didukung dengan fakta bahwa 84% konsumen terdorong untuk melakukan pembelian produk yang telah mereka tonton dalam bentuk video. Karena itu, sangat menguntungkan bagi brand untuk memanfaatkan video sebagai bagian dari strategi marketing mereka.

Baca juga: Keuntungan Menggunakan Media Sosial sebagai Strategi Pemasaran

Jenis video yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan marketing

  1. Video Influencer

Konsumen memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap konten influencer, karena sifatnya yang authentic dan personal. Brand tidak harus membuat video untuk mempromosikan produk sendiri. Mereka dapat bekerja sama dengan influencer yang sesuai dengan niche untuk membuat video dengan ciri khas influencer tersebut, untuk mendorong audiens menjadi lebih aware tentang brand hingga melakukan pembelian.

Source: Unsplash

Tahun ini, Anda dapat mencari influencer yang cocok dengan brand Anda untuk membuat video yang menarik bagi Anda!

Baca juga: Lebih Mudah Eksekusi Influencer Marketing dengan Partipost

  1. Video Live

Tren video live muncul sejak pandemi COVID-19 pada tahun 2020 lalu. Dengan terbatasnya event offline yang dapat dilakukan brand, video live adalah strategi efektif untuk tetap terhubung dengan konsumen. Ditambah lagi, dengan munculnya fitur live di platform media sosial seperti Instagram dan TikTok, brand dapat melakukan live streaming dengan lebih praktis!

Source: Unsplash

Dalam video live, brand atau influencer tidak sekedar mempromosikan produk saja, tapi juga dapat mendorong audiens untuk melakukan pembelian. Agar lebih menarik, brand dapat memberikan promo eksklusif yang hanya berlaku di periode live tersebut.

  1. Video Story

Dahulu, story adalah istilah eksklusif untuk video vertikal yang dapat di-upload pengguna Instagram yang hanya akan bertahan selama 24 jam sebelum hilang. Kini, platform media sosial lain pun ikut memiliki fitur story. Video story adalah tempat yang baik untuk membangun engagement dengan konsumen, karena lebih bersifat personal. Ditambah lagi, terdapat banyak fitur di story yang bisa mendorong interaksi, seperti fitur question atau quiz box, polling, dan banyak lagi. Gunakan fitur ini untuk memperkuat koneksi dengan konsumen Anda!

Perpaduan Video Singkat dan Panjang

Video berdurasi singkat kurang dari 1 menit sudah menjadi tren saat ini. Namun, ternyata video dengan durasi yang lebih panjang pun tidak kalah diminati. Faktanya, Instagram Reels dan TikTok telah meningkatkan durasi video yang diperbolehkan untuk di-upload. Ini menunjukkan bahwa video singkat maupun panjang sama-sama berguna dan memiliki daya tariknya sendiri. Anda dapat menggunakan video singkat untuk konten hiburan yang bersifat clickbait, ataupun video yang lebih panjang untuk ulasan produk yang lebih detail dan dalam.

Source: Unsplash

Baca juga: TikTok vs. Instagram Reels: Mana yang Lebih Efektif untuk Bisnis Anda?

  1. Video Interaktif

Konsumen akan lebih melekat dengan brand yang setia berinteraksi dengan mereka. Karena itu, konten video interaksi semakin populer. Game, virtual reality, tombol untuk berbelanja setelah menonton, ataupun elemen lainnya dapat ditambahkan untuk membuat video menjadi lebih interaktif.

Source: Unsplash

Buat konten video yang efektif dengan influencer!

Sudah mempersiapkan cara menarik lebih banyak konsumen ke brand Anda di tahun 2022? Jangan lupa menerapkan tren video di atas untuk memaksimalkan strategi Anda! Anda juga dapat bekerja sama dengan influencer Partipost untuk membuat campaign video dan mencapai objektif marketing seperti awareness, traffic, dan purchase.

Dengan 700.000+ influencers, Partipost influencer marketing platform dapat membantu Anda membuat campaign yang efektif dan mengelola semua kebutuhan influencer marketing Anda di satu tempat. Kini, kami juga melayani campaign di Indonesia, Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Filipina. Hubungi kami hari ini!

Contact Us

Leave a comment

Your email address will not be published.