5 Cara Ampuh Tingkatkan Engagement di Instagram

5 Cara Ampuh Tingkatkan Engagement di Instagram
Cara Ampuh Tingkatkan Engagement Instagram

Partiposters, lupakan jumlah followers, saatnya berfokus pada engagement akun media sosialmu!

Benar, sekarang jumlah followers bukan merupakan tolak ukur keberhasilan seorang influencer. Hal yang penting diingat oleh seorang influencer adalah saat ini brand melihat engagement sebagai kualifikasi seorang influencer yang berkualitas.

Apa, sih, engagement itu?

Photo by Georgia de Lotz on Unsplash

Sederhananya, engagement dari media sosial adalah aktivitas yang menunjukkan proses komunikasi dua arah (influencer ke followers dan followers ke influencer). Artinya, dalam sebuah media sosial, seperti Instagram, komunikasi ini dapat berbentuk macam-macam seperti likes, comment, dan save.

Mengapa engagement itu penting?

Bagi seorang influencer, interaksi yang diberikan followers pada konten-kontennya menunjukkan bahwa influencer tersebut berhasil “mempengaruhi” followers-nya. 

Interaksi ini kemudian akan berujung pada ketertarikan followers untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk yang diulas oleh si influencer hingga mengambil keputusan untuk membeli produk tersebut.

Brand memilih influencer berdasarkan engagement rate yang dimiliki. Semakin tinggi engagement rate-nya, maka akan semakin memungkinkan bagi influencer memberikan pengaruh kepada followers-nya dan akan semakin menguntungkan untuk brand.

Followers bisa dibeli, tapi tidak dengan engagement rate. Kualitas influencer dilihat dari engagement rate ini.

Eits! Perlu diingat, ya! Konten seorang influencer tidak harus selalu tentang mengulas produk atau endorsement. Konten-konten menarik yang dapat menarik followers untuk berinteraksi juga dapat meningkatkan kualitas seorang influencer.

Intip 5 cara meningkatkan engagement di Instagram!

1. Gunakan call to action (CTA) pada caption

Photo by Los Muertos Crew from Pexels

Call to action atau CTA adalah kata-kata yang digunakan untuk “memancing” seseorang. Sebagai influencer, kamu bisa menggunakan CTA pada caption-mu.

Caranya, gunakan kalimat yang bersifat mengajak, bertanya, atau kalimat yang relate dengan followers-mu. Kamu bsia menanyakan pendapat mereka dan meminta untuk menulisnya di komentar atau melakukan tag pada teman.

Contoh:

“Kalau kamu, pernah pakai produk ini juga, nggak?”

“Menurut kamu, ada cara lain untuk mengatasi ini, nggak? Komen di bawah, ya!”

“Kamu tim bubur diaduk apa nggak diaduk?”

Intinya, pancing followers-mu untuk memberikan komentar dan reaksi pada kontenmu. Jangan lupa untuk membalas komentar mereka juga, ya!

2. Gunakan hashtag yang tepat

Photo by Jan Baborák on Unsplash

Buat kontenmu semakin mungkin untuk ditemukan oleh orang lain selain followers-mu dengan hashtag! Kalau kamu ingin mendapatkan reach yang lebih luas, coba gunakan beberapa hashtag.

Tapi, perlu diingat bahwa hashtag yang terlalu luas akan membuat kontenmu tenggelam dengan konten lain yang memiliki engagement tinggi.

Solusinya, gunakan hashtag yang spesifik dan kemungkinan dicari oleh orang-orang. Jika kamu mengunjungi salah satu tempat wisata, kamu dapat menggunakan hashtag seperti #wisatajakarta atau mencoba kuliner di salah satu kota, kamu bisa menggunakan hashtag seperti #kulinerbandung dan sebagainya.

3. Re-share Instagram post di Instagram story 

Photo by cottonbro from Pexels

Ingat bahwa kontenmu bersaing dengan banyak orang. Kalau kamu mengunggah foto atau video di Instagram feed, coba untuk re-share melalui Instagram story.

Akun Instagram-mu lebih mungkin untuk dilihat melalui Instagram story dibandingkan melalui timeline. Dengan melakukan re-share, followers dapat tertarik dan membuka konten secara keseluruhan.

Ketika kamu re-share di Instagram story, jangan lupa untuk menggunakan kalimat singkat yang mengundang rasa penasaran, ya!

4. Sesuaikan caption dengan foto/video yang diunggah

Photo by cottonbro from Pexels

Kalau kamu mengunggah tentang sebuah produk, maka coba jelaskan mengenai produk tersebut di caption. Atau, kalau kamu sedang mengunjungi sebuah cafe, isi caption-mu dapat berupa lokasi dan review singkat mengenai tempat tersebut.

Intinya, berikan penjelasan tentang foto atau video yang diunggah agar followers semakin tertarik untuk berinteraksi. Jangan sampai kamu nggak pakai caption sama sekali, ya!

5. Sisipkan konten humor

Photo by Ron Lach from Pexels

Kalau kata orang: jangan serius-serius amat!

Semua orang butuh sedikit konten yang santai dan menghibur untuk meringankan beban. Kamu bisa menyisipkan beberapa konten humor di akun Instagram-mu. Ketahui demografis followers-mu terlebih dahulu dan lakukan riset kecil-kecilan untuk melihat selera humor mereka seperti apa.

Konten humor ini ampuh untuk mengundang reaksi, lho!

Siap jadi influencer? Yuk. gabung Partipost!

Kalau kamu sudah siap jadi influencer berkualitas, yuk, gabung di Partipost! Tenang saja! Tanpa jumlah minimal followers, kamu sudah bisa memberikan pengaruh kepada followers-mu dengan mengikuti campaign.

Klik tombol di bawah untuk menjadi Partiposters!

Download Partipost

Leave a comment

Your email address will not be published.